Sekapur Sirih

Welcome to my Blog!
Saya Mukti Yulianto, seorang penulis, apoteker dan pecinta alam.

When I'm not working, I'm blogging :-)

Follow Me

Subscribeto blog
Follow me onTwitter
Add myFacebook

Pengikut

Copyright


© 2014 by Mukti Yulianto.

Terimakasih atas kunjungannya. Mohon kritikan dan sarannya. Jika ada yang bermanfaat, silahkan dishare.

Sabtu, 09 Maret 2013
Banyak hal yang tak terduga di dunia ini. Kisah cerita yang eksotis tapi suram kadang menyelimuti kehidupan manusia. Dunia tampak seperti kertas gambar yang bisa dilukis sesuka hati kita. Ada yang menggambarkan kebahagiaan, keceriaan bahkan kesedihan ikut memberikan arti seni sebuah abstrak. Tinggal warna yang bisa menambah nilai abstrak itu menjadi sebuah mahakarya bernilai tinggi. Seperti kehidupan ini yang bisa kita lukis dengan warna yang bebas kita pilih dan kita berikan. Namun, dibalik lukisan kadang hanyalah sebuah gambar yang cukup indah dipandang tapi pahit untuk dirasakan. Yaa... Layaknya topeng yang menutupi wajah-wajah sedih atau bahasa kerennya "Galau" tersirat didalam topeng itu tapi tetap terjaga rahasia karena aora topeng yang terkesan memberitakan kebahagiaan palsu.

Ketika itu ku pandangi gerakan jarum panjang yang berdetak di dinding kamar yang berwarna hijau. Sejenak hening kurasa ada gelombang pasang didalam pikiranku. Sunyi,,, hilang... apa yang hilang??? Entah apa yang kurasakan ini seperti motor yang kehilangan bunyi knalpot nya padahal sedang mengambil kecepatan 70 Km/jam. Baru kusadari bahwa dalam hidup untuk mencapai sukses tak hanya sekedar semangat tapi butuh sesuatu tujuan yang pasti dan bernilai. Senja sore itu mulai menenggelamkan badan nya masuk ke bumi paling dalam. Bunyi sms masuk seketika membuatku menggerakkan jemariku. Sms itu berasal dari ayah. Yang pada intinya dalam kehidupan ini manusia yang cerdas harus mempunyai tujuan tak sekedar sukses. Dan Sesuatu yang paling tinggi harganya adalah ILMU. Ya,, tuntutan untuk terus merampok ilmu dan membagikannya kepada manusia-manusia lain adalah suatu bentuk tujuan yang lebih berharga daripada menjual ilmu dengan kepingan emas berkilo-kilogram. Doses, itulah sebuah permintaan. Dan pada akhirnya aku akan berusaha dan berusaha untuk mengabulkan permintaan itu. Namun, ada yang lebih penting dari itu semua yaitu menjadi orang besar. Orang besar bukan orang yang berpangkat, bukan orang yang bermobil dll tapi orang besar adalah orang yang dengan ikhlas mau membagikan ilmu kepada masyarakat yang membutuhkannya. Dan akhir dari pesan mesej itu adalah aku harus bisa melanjutkan perjalanan pendidikanku minimal S2 !!!

Kepada langit berbintang...
Ku pijakkan kaki diatas tanah tak bertuan
Ku tengadahkan kepala dibawah bintang
Ku berdoa semoga ini kan jadi nyata

Mungkin ku bukan lah orang yang punya keistimewaan
Mungkin ku bukan orang dengan fasilitas lengkap
Mungkin ku bukan orang yang bisa dibanggakan
Namun aku yakin bisa dibanggakan untuk orang-orang yang ku sayang
Karena keyakinanku akan satu hal>>> Harapan itu selalu ada jika ada Usaha

0 komentar: