Sekapur Sirih

Welcome to my Blog!
Saya Mukti Yulianto, seorang penulis, apoteker dan pecinta alam.

When I'm not working, I'm blogging :-)

Follow Me

Subscribeto blog
Follow me onTwitter
Add myFacebook

Pengikut

Copyright


© 2014 by Mukti Yulianto.

Terimakasih atas kunjungannya. Mohon kritikan dan sarannya. Jika ada yang bermanfaat, silahkan dishare.

Senin, 19 November 2012
Malam gelap gulita mendatangi langit dunia fana ini. ketika itu ku berdiri tegak menopang asa pada punggung yang kekar. Pernah ku bercerita pada sang langit, apakah semua peristiwa ini adalah kehendakMu atau kah sebuah ujian? Sempat bulanku bersinar tatkala gulita menerka gundah. Semua tampak bersemi seperti bunga mawar yang bermekaran di pagi hari. Sesosok itu datang diwaktu yang tak terduga. Ku tak tau kapan pasti nya perasaan itu muncul. Bahkan, tak ada sedikitpun niatan untuk bermain rasa. Segalanya seolah datang bak angin yang tertiup atau seperti air yang mengalir dari hulu menuju hilir. Sejenak ku termenung. Akankah ini memang skenario Nya? Entah, apakah 2 manusia itu beradu sinyal yang kadang saling mengirimkan short message lewat hati yang berbicara. Di waktu kesunyian mencekam. Di kala cuaca tak bersahabat. Sinyal itu serasa tetap kuat. Atau hanya perasaan sajalah yang melebih-lebihkan keadaan. Apakah hanya sebuah bus yang transit semata? akankah 2 insan itu memiliki keterikatan? Cinta, apa sejatinya arti cinta itu? bahkan sampai sekarang ku belum tahu cinta sejati itu apa? yang ku tahu adalah cinta sejati kepada Orangtua, Rasul dan RabbNya. Apakah benar Alloh menggariskan setiap manusia berjodoh terhadap manusia lain nya? pepatah mengatakan," laki-laki baik untuk perempuan yang baik". Ada juga yang menyatakan bahwa jodoh itu ada ditangan Tuhan. Tapi sampai kapan ada di tanganNya. Bukan seharusnya kita harus mencari dan berusaha supaya kita tahu apa isi tangan Tuhan itu? Semakin kita memantaskan diri menjadi laki-laki yang baik terutama sholeh tentunta kita akan mendapatkan perempuan yang sholehah pula. Namun, akankah kita akan mendapatkan perempuan yang sholehah itu jika kita tak berusaha mencarinya. Padahal pacaran tidak dibolehkan dalam Islam. Lalu ta'aruf lah yang dilakukan???  Hanya saja belum masih bisa ku pahami. Karena sebuah pernikahan tak sekedar sebagai sunnah melainkan merajut sebuah kehidupan yang baru. Tuhan, malam yang berhujan ini, ku ingin bercerita tentang kisahku ini. Aku sama sekali tak ingin merusak cintaku padaMu. Ku juga tak ingin merusak jiwa kemuslimahan seseorang karena cintaku padanya.  

"Aku titipkan doa yang bisa ku sampaikan padaMu.
 Ku bukanlah seorang yang pantas selagi ku belum pantas untuknya
 Jika memang dia adalah sebaik-baik wanitaMu padaku
Maka pantaskan dia untukku dan pantaskan ku untuknya
Kuatkan dia untuk terus menjaga hati dan iman nya
Jadikan lah dia muslimah yang kelak kan jadi ummi yang sholehah
Ku ingin dia menjadi muslimah yang kuat menghadapi kejamnya dunia
Jagalah hati kami untuk tetap ditanganMu sampai waktu yang tepat ketika Kau membuka tanganMu ya Alloh"

0 komentar: